List Doa yang Wajib dan Perlu Disiapkan Ketika Umroh

Daftar Isi

Berikut list doa yang wajib dan perlu disiapkan ketika umroh, disusun sesuai sunnah dan tanpa menambah amalan yang tidak ada dalilnya. Perlu dipahami sejak awal: tidak ada doa yang wajib dengan lafaz tertentu, yang wajib adalah amalannya, sedangkan doa bersifat sunnah dan bebas. Namun ada doa-doa yang dicontohkan Rasulullah ﷺ dan sangat dianjurkan.


1. Doa Saat Ihram (Niat Umroh)

Niat (wajib secara makna, bukan lafaz tertentu):

لَبَّيْكَ عُمْرَةً
Labbaika ‘umrah

Jika takut terhalang (sakit, dll), boleh menambahkan syarat:

فَإِنْ حَبَسَنِي حَابِسٌ فَمَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي
(HR. Bukhari dan Muslim)

📌 Catatan:
Niat di hati, lafaz hanya membantu. Tidak perlu berjamaah atau dipimpin.


2. Talbiyah (Sunnah yang Sangat Ditekankan)

Dibaca sejak ihram hingga sebelum thawaf:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ،
لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ،
إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ،
لَا شَرِيكَ لَكَ
(HR. Bukhari dan Muslim)

📌 Ini dzikir utama umroh, bukan doa karangan sendiri.


3. Doa Saat Masuk Masjidil Haram

Dianjurkan membaca doa masuk masjid:

أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ…
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
(HR. Muslim)


4. Doa Saat Melihat Ka’bah (Ikhtilaf, Boleh Tanpa Keyakinan Khusus)

Tidak ada hadits shahih khusus, boleh berdoa bebas karena termasuk waktu baik.

📌 Jangan meyakini “harus doa tertentu”.


5. Doa Thawaf

Tidak ada doa khusus di setiap putaran.

Yang dicontohkan Nabi ﷺ hanya di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
(HR. Abu Dawud)

Selain itu:

  • Boleh doa apa saja
  • Dzikir
  • Membaca Al-Qur’an

📌 Hindari buku doa putaran 1–7 yang diyakini khusus, itu tidak ada dalilnya.


6. Doa di Multazam (Sunnah)

Tempat mustajab antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah.

Tidak ada lafaz khusus. Doa bebas, termasuk:

  • Ampunan dosa
  • Hajat dunia dan akhirat

7. Doa di Shalat Maqam Ibrahim

Setelah thawaf, baca:

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
(QS. Al-Baqarah: 125)

Lalu shalat 2 rakaat, dianjurkan:

  • Rakaat 1: Al-Kafirun
  • Rakaat 2: Al-Ikhlas

8. Doa Sa’i (Shafa dan Marwah)

Saat di Shafa dan Marwah, Rasulullah ﷺ membaca:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
(QS. Al-Baqarah: 158)

Lalu membaca:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ…
(HR. Muslim)

Dilakukan 3 kali, diselingi doa bebas.


9. Doa Saat Tahallul

Tidak ada doa khusus dari Nabi ﷺ.
Boleh membaca doa umum:

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Ya Allah, terimalah ibadahku

📌 Tidak ada dalil mencium rambut atau mengusap kepala orang lain.


10. Doa Umum yang Dianjurkan Diperbanyak

  • Istighfar
  • Shalawat
  • Doa ampunan orang tua
  • Doa husnul khatimah
  • Doa agar umroh diterima

Penegasan Penting (Agar Tidak Menyimpang)

  • ❌ Tidak ada doa wajib dengan teks tertentu
  • ❌ Tidak ada doa khusus tiap putaran thawaf
  • ❌ Tidak ada doa berjamaah dipimpin mutawwif
  • ✔ Yang terpenting: ikhlas, sesuai sunnah, dan tidak memberatkan diri

📖 Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa mengada-adakan perkara baru dalam agama ini yang tidak ada perintahnya, maka tertolak.”
(HR. Bukhari dan Muslim)


Jika ingin bimbingan doa dan manasik yang lurus sesuai Qur’an dan Sunnah, tanpa bid’ah dan tanpa memberatkan jamaah, pastikan kamu berangkat dengan travel yang memahami manhaj ibadah dengan benar.