Umroh plus Al-Ula adalah paket perjalanan yang menggabungkan ibadah umroh di Makkah dan Madinah dengan kunjungan ke kawasan bersejarah di wilayah barat laut Arab Saudi. Berikut fakta penting yang perlu diketahui — baik dari sisi sejarah maupun syariat.
1. Al-Ula Bukan Bagian dari Rangkaian Manasik
Secara syariat, umroh hanya terkait dengan Makkah (dan ziarah ke Madinah tidak termasuk rukun umroh).
Kunjungan ke Al-Ula adalah aktivitas wisata sejarah, bukan bagian ibadah umroh.
Jangan meyakini ada keutamaan ibadah khusus di sana tanpa dalil.
2. Ada Situs Kaum Tsamud (Kaum Nabi Shalih ‘alaihis salam)
Di kawasan Al-Ula terdapat situs arkeologi seperti Hegra (dikenal juga sebagai Madain Shalih), yang dikaitkan dengan peradaban Tsamud.
Allah berfirman tentang kaum Tsamud:
“Dan (ingatlah) kaum Tsamud yang memahat batu-batu besar di lembah.”
(QS. Al-Fajr: 9)
Namun penting dipahami: tempat ini adalah lokasi kaum yang diazab, bukan tempat tabarruk (mencari berkah).
3. Rasulullah ﷺ Pernah Melewati Wilayah Tersebut
Dalam perjalanan ke Tabuk, Nabi ﷺ melewati wilayah kaum Tsamud dan bersabda agar tidak masuk kecuali dalam keadaan menangis (takut kepada Allah), karena itu adalah tempat yang pernah diazab.
Hadits riwayat Bukhari dan Muslim menjelaskan beliau mempercepat perjalanan dan tidak menetap lama di sana.
Artinya:
- Boleh melewati atau mengunjungi untuk mengambil pelajaran.
- Tidak boleh menjadikannya tempat hiburan berlebihan atau mencari berkah.
4. Al-Ula Kini Jadi Destinasi Wisata Global
Pemerintah Arab Saudi mengembangkan Al-Ula sebagai kawasan wisata sejarah dan budaya internasional. Infrastruktur modern sudah tersedia.
Namun sebagai muslim:
- Jaga adab berpakaian.
- Hindari campur baur bebas.
- Jangan larut dalam suasana wisata hingga lalai dari shalat.
5. Perlu Luruskan Niat Saat Mengambil Paket “Plus”
Jika tujuan:
- Untuk tadabbur sejarah umat terdahulu → baik.
- Untuk sekadar konten dan hiburan → perlu diluruskan.
Allah berfirman:
“Maka apakah mereka tidak berjalan di bumi lalu melihat bagaimana akibat orang-orang sebelum mereka?”
(QS. Yusuf: 109)
Tujuan utamanya adalah mengambil pelajaran, bukan sekadar menikmati pemandangan.
Kesimpulan
Umroh plus Al-Ula:
- Bukan bagian manasik.
- Boleh dikunjungi untuk ibrah (pelajaran).
- Tidak boleh diyakini punya keutamaan ibadah khusus.
- Harus menjaga adab dan niat.
Jika ingin mengambil paket seperti ini, pastikan pembimbing menjelaskan sisi sejarah dan dalilnya dengan benar agar perjalanan tetap bernilai ibadah dan tidak melenceng dari tuntunan syariat.
