Umrah atau Umroh Mana Penulisan yang Benar dalam Bahasa Indonesia

Daftar Isi

I. Pendahuluan

Banyak masyarakat Indonesia masih bertanya-tanya, sebenarnya yang benar itu umrah atau umroh? Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, media sosial, hingga promosi travel.

Perbedaan penulisan ini kerap menimbulkan kebingungan, terutama bagi calon jamaah yang ingin memastikan penggunaan istilah yang tepat dalam dokumen resmi maupun komunikasi formal.

Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan penulisan umrah dan umroh, mana yang sesuai kaidah bahasa Indonesia, serta bagaimana penggunaannya dalam konteks resmi perjalanan ibadah.


II. Asal Kata Umrah dalam Bahasa Arab

Kata umrah berasal dari bahasa Arab “عُمْرَة” (dibaca: ‘umrah). Secara bahasa, kata ini berarti ziarah atau kunjungan.

Dalam konteks syariat, umrah adalah ibadah ke Tanah Suci yang dilaksanakan dengan rangkaian ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul.

Karena berasal dari bahasa Arab, terjadi proses penyesuaian ejaan ketika diserap ke dalam bahasa Indonesia.


III. Umrah atau Umroh Menurut Kaidah Bahasa Indonesia

A. Bentuk yang Sesuai KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bentuk baku yang digunakan adalah “umrah”.

Artinya, dalam konteks penulisan formal, dokumen resmi, artikel ilmiah, dan administrasi, penggunaan kata “umrah” lebih dianjurkan.

B. Penggunaan Kata “Umroh” dalam Masyarakat

Istilah “umroh” merupakan bentuk populer yang berkembang dalam pelafalan masyarakat Indonesia.

Huruf “h” pada akhir kata sering dilafalkan dengan bunyi “oh” sehingga masyarakat lebih familiar dengan penulisan “umroh”.

Secara makna, keduanya merujuk pada ibadah yang sama. Perbedaannya hanya pada penyesuaian ejaan.


IV. Mana yang Sebaiknya Digunakan?

A. Untuk Dokumen Resmi

Dalam dokumen formal seperti kontrak, brosur resmi, atau administrasi yang mengikuti kaidah bahasa Indonesia, penggunaan kata “umrah” lebih tepat karena sesuai dengan KBBI.

B. Untuk Keperluan Pemasaran dan SEO

Dalam praktik digital marketing dan pencarian di internet, kata “umroh” justru lebih sering diketik oleh masyarakat Indonesia.

Karena itu, banyak travel menggunakan kata “umroh” dalam promosi agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari.

Strategi ini bukan berarti salah secara makna, melainkan menyesuaikan dengan kebiasaan pencarian masyarakat.


V. Apakah Ada Perbedaan Makna?

Tidak ada perbedaan makna antara umrah dan umroh.

Keduanya merujuk pada ibadah yang sama dengan rangkaian ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul.

Perbedaan hanya terletak pada ejaan dan kebiasaan penggunaan dalam bahasa Indonesia.


VI. Pentingnya Memahami Istilah dengan Benar

Walaupun perbedaan ini bersifat teknis, memahami istilah yang benar menunjukkan keseriusan dalam mempelajari ibadah.

Baik menggunakan istilah umrah maupun umroh, yang terpenting adalah memahami tata cara pelaksanaannya sesuai tuntunan serta mempersiapkan perjalanan dengan matang.

Memilih penyelenggara perjalanan yang profesional dan berizin resmi juga menjadi bagian penting dalam memastikan ibadah berjalan lancar.

Haastour berada di bawah naungan PT. Haas Berkah Internasional dengan PPIU No. 02202043202560003 dan berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tertata serta pendampingan ibadah yang terarah.


VII. Kesimpulan

Umrah adalah bentuk penulisan baku menurut KBBI, sedangkan umroh adalah bentuk populer yang lebih sering digunakan dalam percakapan dan pencarian online.

Keduanya memiliki makna yang sama dan merujuk pada ibadah ke Tanah Suci di luar musim haji.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai program perjalanan umrah atau umroh sesuai kebutuhan Anda, silakan tekan tombol konsultasi dengan CS di bawah ini. Tim kami siap membantu Anda merencanakan perjalanan ibadah secara aman dan terpercaya.