Apakah Badal Haji Bisa Dilakukan Sekaligus dengan Ibadah Haji?

Daftar Isi

Jawabannya Tidak. Badal haji tidak bisa dilakukan sekaligus dengan haji untuk diri sendiri.
Ini ketentuan fiqih yang tegas berdasarkan Sunnah.


Penjelasan Intinya (Langsung ke Pokok Hukum)

Seseorang harus menunaikan haji untuk dirinya sendiri terlebih dahulu, baru setelah itu boleh melakukan badal haji untuk orang lain.
Tidak sah menggabungkan niat: “haji untuk diri sendiri sekaligus untuk orang lain” dalam satu pelaksanaan haji.


Dalil yang Jelas dan Tegas

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma:

Nabi ﷺ mendengar seseorang berkata:
“Labbaik ‘an Syubrumah.”
Maka Nabi ﷺ bertanya:
“Siapa Syubrumah?”
Ia menjawab: “Saudaraku atau kerabatku.”
Nabi ﷺ bersabda:
“Apakah engkau sudah berhaji untuk dirimu sendiri?”
Ia menjawab: “Belum.”
Maka Nabi ﷺ bersabda:
“Hajilah untuk dirimu sendiri terlebih dahulu, kemudian hajikan Syubrumah.”
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, shahih)

➡️ Hadits ini menutup semua celah untuk menggabungkan haji pribadi dan badal haji sekaligus.


Kesimpulan Hukum Fiqih

Tidak sah:

  • Satu haji dengan dua niat (untuk diri sendiri + badal)
  • Badal haji dilakukan sebelum haji pribadi

Sah:

  • Sudah haji untuk diri sendiri sebelumnya
  • Kemudian berhaji lagi khusus sebagai badal untuk orang lain

Kenapa Tidak Boleh Digabung?

  1. Haji adalah ibadah personal
    • Niatnya spesifik dan eksklusif
  2. Badal adalah pengganti
    • Tidak mungkin seseorang menjadi “pengganti” sebelum menyelesaikan kewajibannya sendiri
  3. Menjaga kemurnian niat
    • Agar haji tidak bercampur dengan kepentingan dunia (upah, target, dll)

Catatan Penting agar Tidak Keliru

  • Badal haji bukan jalan pintas
  • Badal haji bukan ibadah fleksibel
  • Kesalahan niat bisa membuat badal hajinya tidak sah

Ini bukan perkara ringan, karena menyangkut sah atau tidaknya ibadah besar.


Penutup dan Nasihat

Jika seseorang belum haji, lalu nekat menerima badal haji:

  • Ia berdosa
  • Hajinya tidak sah sebagai badal
  • Amanah orang yang dibadalkan tidak tertunaikan

Karena itu, pastikan urusan badal haji dipahami dengan benar sejak awal.

Jika ingin memastikan status haji, niat, dan hukum badal secara aman sesuai Sunnah,
konsultasikan langsung bersama Haastour agar ibadahmu tidak salah arah dan tidak sia-sia di hadapan Allah ﷻ.