Cara Mengetahui Travel Umroh yang Amanah

Daftar Isi

Masalah terbesar umroh hari ini bukan niat jamaah, tapi ketidakjujuran sebagian travel. Banyak yang tampak religius di luar, tapi bermasalah dalam amanah. Berikut indikator objektif untuk mengetahui travel umroh yang amanah, bukan sekadar janji manis.


1. Memiliki izin resmi dan masih aktif

Travel amanah wajib:

  • Terdaftar sebagai PPIU resmi Kemenag
  • Nomor izin bisa dicek dan masih aktif
  • Alamat kantor jelas dan bisa didatangi

đź“– Prinsip syariat:

“Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad.”
(QS. Al-Ma’idah: 1)

Travel ilegal = akad bermasalah.


2. Transparan sejak awal (harga, fasilitas, dan risiko)

Travel amanah:

  • Menjelaskan rincian biaya
  • Tidak menutup-nutupi kemungkinan perubahan
  • Menjelaskan hak dan kewajiban jamaah

Travel bermasalah:

  • Harga sangat murah tanpa penjelasan
  • Jawaban berputar-putar
  • Banyak “nanti” dan “insyaAllah beres”

Kejujuran adalah syarat amanah.


3. Jadwal keberangkatan jelas dan realistis

Ciri amanah:

  • Tanggal berangkat tertulis di kontrak
  • Maskapai dan rute masuk akal
  • Tidak menjanjikan keberangkatan “cepat” tanpa kuota

Jika terlalu mudah, biasanya bermasalah.


4. Sistem pembayaran sesuai syariat dan hukum

Perhatikan:

  • Rekening atas nama perusahaan, bukan pribadi
  • Ada kuitansi resmi
  • Tidak memutar dana jamaah baru untuk jamaah lama

đź“– Hadits:

“Penundaan pembayaran bagi orang mampu adalah kezaliman.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Skema gali lubang tutup lubang = tidak amanah.


5. Pembimbing ibadah (muthowwif) berkompeten

Travel amanah:

  • Memiliki pembimbing yang paham fiqih
  • Fokus pada ibadah, bukan hanya jadwal wisata
  • Jamaah dibimbing sebelum, saat, dan setelah umroh

Tanpa bimbingan = jamaah rawan salah ibadah.


6. Kontrak tertulis dan bisa dipertanggungjawabkan

Pastikan ada:

  • Surat perjanjian
  • Kebijakan pembatalan
  • Mekanisme pengembalian dana

Travel amanah tidak alergi kontrak.


7. Rekam jejak jamaah nyata, bukan testimoni palsu

Ciri amanah:

  • Ada jamaah nyata yang bisa dihubungi
  • Dokumentasi keberangkatan konsisten
  • Tidak hanya testimoni copy–paste

đź“– Hadits:

“Cukuplah seseorang dianggap berdusta jika ia menceritakan semua yang ia dengar.”
(HR. Muslim)


8. Tidak menjual mimpi, tapi menjual tanggung jawab

Travel amanah:

  • Tidak menjanjikan “pasti mabrur”
  • Tidak menjual mimpi spiritual berlebihan
  • Fokus pada ikhtiar dan bimbingan

Kemabruran urusan Allah, bukan marketing.


Kesimpulan Tegas

Travel umroh amanah itu:
✔️ Legal
✔️ Transparan
✔️ Jujur
✔️ Realistis
✔️ Bertanggung jawab

Bukan:
❌ Paling murah
❌ Paling viral
❌ Paling banyak janji


Jika ingin mengecek kelayakan travel sebelum mendaftar atau ingin dibimbing oleh tim yang fokus pada amanah dan sunnah,
kamu bisa konsultasi dengan Haastour agar ibadahmu aman dari penipuan dan sah secara syariat.