Macam-Macam Haji Beserta Pengertiannya

Daftar Isi

Memahami macam haji sangat penting sebelum berangkat ke Tanah Suci. Banyak jamaah hanya mengetahui bahwa haji adalah rukun Islam kelima, namun belum memahami bahwa dalam pelaksanaannya terdapat beberapa jenis atau pilihan manasik yang berbeda tata cara dan konsekuensinya.

Dalam fiqih Islam, para ulama sepakat bahwa terdapat tiga macam haji, yaitu: Haji Ifrad, Haji Qiran, dan Haji Tamattu’. Perbedaan ini bukan pada rukun hajinya, tetapi pada cara menggabungkan atau memisahkan antara haji dan umroh dalam satu perjalanan.

Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap tentang macam haji beserta pengertiannya menurut empat mazhab.


1. Haji Ifrad

Pengertian Haji Ifrad

Haji Ifrad adalah haji yang dilakukan dengan niat haji saja tanpa menggabungkannya dengan umroh dalam satu ihram.

Dalam jenis ini:

  • Jamaah berihram dengan niat haji.
  • Tidak melakukan umroh sebelum haji.
  • Setelah selesai haji, jika ingin umroh, dilakukan dengan ihram terpisah.

Ciri-Ciri Haji Ifrad

  • Niat: “Labbaikallahumma hajjan.”
  • Tidak wajib membayar dam (denda) karena tidak menggabungkan ibadah.
  • Fokus hanya pada manasik haji.

Pandangan Empat Mazhab

  • Hanafi: Membolehkan dan sah.
  • Maliki: Membolehkan dan sah.
  • Syafi’i: Sah dan termasuk pilihan yang benar.
  • Hanbali: Sah dan dianjurkan jika tidak ingin menggabungkan umroh.

Haji Ifrad biasanya dipilih oleh jamaah yang datang lebih dekat dengan musim haji dan tidak ingin mengambil opsi umroh terlebih dahulu.


2. Haji Qiran

Pengertian Haji Qiran

Haji Qiran adalah haji yang dilakukan dengan menggabungkan niat haji dan umroh sekaligus dalam satu ihram.

Artinya:

  • Niat umroh dan haji dilakukan bersamaan.
  • Tidak tahallul setelah umroh.
  • Tetap dalam kondisi ihram sampai selesai seluruh manasik haji.

Ciri-Ciri Haji Qiran

  • Niat: “Labbaikallahumma umratan wa hajjan.”
  • Wajib membayar dam karena menggabungkan dua ibadah dalam satu perjalanan.
  • Tidak tahallul setelah thawaf dan sa’i awal.

Pandangan Empat Mazhab

  • Hanafi: Menganggap Qiran lebih utama dibanding Tamattu’.
  • Maliki: Sah dan termasuk pilihan yang benar.
  • Syafi’i: Sah, tetapi Tamattu’ lebih utama.
  • Hanbali: Sah dan termasuk pilihan yang dianjurkan.

Haji Qiran biasanya dipilih oleh jamaah yang ingin mendapatkan pahala umroh dan haji sekaligus dalam satu niat ihram.


3. Haji Tamattu’

Pengertian Haji Tamattu’

Haji Tamattu’ adalah haji yang dilakukan dengan cara:

  1. Melaksanakan umroh terlebih dahulu.
  2. Tahallul (keluar dari ihram).
  3. Kemudian berihram kembali untuk haji pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Inilah jenis yang paling banyak dilakukan jamaah Indonesia.

Ciri-Ciri Haji Tamattu’

  • Niat umroh terlebih dahulu.
  • Setelah umroh selesai, boleh kembali memakai pakaian biasa.
  • Wajib membayar dam.

Pandangan Empat Mazhab

  • Hanafi: Sah, namun Qiran dianggap lebih utama.
  • Maliki: Sah dan banyak dilakukan.
  • Syafi’i: Menganggap Tamattu’ lebih utama.
  • Hanbali: Menganggap Tamattu’ paling utama bagi yang tidak membawa hadyu (hewan kurban).

Mayoritas ulama Syafi’iyah di Indonesia membolehkan dan bahkan menganjurkan Tamattu’ karena lebih ringan bagi jamaah.


Perbandingan Singkat Macam Haji

Jenis HajiNiatTahallul Sebelum HajiWajib Dam
IfradHaji sajaTidakTidak
QiranHaji + UmrohTidakYa
Tamattu’Umroh lalu HajiYaYa

Dalil tentang Macam Haji

Rasulullah ﷺ melakukan beberapa bentuk manasik dan memberikan pilihan kepada para sahabat. Dalam hadits sahih dijelaskan bahwa beliau memerintahkan sebagian sahabat untuk bertahallul dan menjadikannya sebagai Tamattu’.

Hal ini menunjukkan bahwa ketiga macam haji tersebut sah dan dibolehkan dalam syariat.


Mana yang Paling Utama?

Para ulama berbeda pendapat:

  • Hanafi: Qiran lebih utama.
  • Syafi’i dan Hanbali: Tamattu’ lebih utama bagi yang tidak membawa hewan hadyu.
  • Maliki: Ifrad lebih utama dalam sebagian riwayat.

Perbedaan ini adalah khilaf yang mu’tabar (diakui dalam fiqih). Tidak boleh saling menyalahkan selama mengikuti pendapat yang sah.


Kesimpulan

Macam haji dalam Islam ada tiga:

  1. Haji Ifrad – hanya niat haji.
  2. Haji Qiran – gabungan haji dan umroh dalam satu ihram.
  3. Haji Tamattu’ – umroh dulu, tahallul, lalu haji.

Ketiganya sah menurut empat mazhab, dengan perbedaan dalam keutamaan dan kewajiban dam.

Memahami macam haji sebelum berangkat sangat penting agar tidak salah niat dan tidak keliru dalam manasik. Haji adalah ibadah besar yang membutuhkan ilmu, bukan sekadar kesiapan finansial.

Jika Anda ingin mendapatkan bimbingan manasik yang detail sesuai sunnah dan pemahaman empat mazhab, silakan konsultasi ibadah haji dan umroh bersama Haastour dan klik tombol di bawah ini agar perjalanan Anda lebih terarah dan sah secara syariat.