Perlu diluruskan sejak awal agar tidak menyimpang dari akidah:
❗ Thawaf dan sa’i adalah ibadah, bukan olahraga.
❗ Tidak ada olahraga apa pun yang setara pahalanya dengan thawaf dan sa’i.
Pembahasan ini murni dari sisi aktivitas fisik dan beban tubuh, bukan nilai ibadah. Jika niatnya menyamakan pahala, itu keliru dan harus dicegah.
📖 Dalil:
“Dan tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.”
(QS. Al-Bayyinah: 5)
1. Thawaf setara dengan jalan kaki jarak menengah
Secara fisik:
- 1 putaran Ka’bah ≈ 140–150 meter
- 7 putaran ≈ ±1 km
- Dilakukan sambil berdiri lama, kadang berdesakan
Aktivitas fisik yang paling mendekati:
- Jalan kaki cepat (brisk walking) ±20–30 menit
- Treadmill kecepatan sedang tanpa henti
Namun bedanya:
- Thawaf sering dilakukan dalam kondisi panas
- Fokus mental dan emosi jauh lebih berat
2. Sa’i setara dengan jalan cepat + jogging ringan
Jarak sa’i:
- Shafa–Marwah ≈ 400 meter
- 7 kali bolak-balik ≈ ±2,8 km
Karakteristik:
- Jalan cepat
- Lari kecil di area hijau (bagi laki-laki)
- Dilakukan setelah thawaf (tubuh sudah lelah)
Setara dengan:
- Jalan cepat 3 km
- Kombinasi jalan cepat dan jogging ringan
3. Total thawaf + sa’i setara dengan 4–5 km aktivitas kaki
Jika digabung:
- Thawaf ±1 km
- Sa’i ±2,8 km
- Perpindahan area + berdiri lama
Total beban tubuh:
➡️ Setara 4–5 km jalan kaki kontinu
➡️ Dengan tekanan mental, emosi, dan spiritual
Inilah sebabnya umroh sangat menguras stamina, terutama bagi yang jarang bergerak.
4. Mengapa orang yang jarang olahraga cepat kelelahan saat umroh?
Karena:
- Otot kaki tidak terbiasa
- Sendi lutut dan betis lemah
- Nafas pendek
- Kurang hidrasi
Ini bukan karena ibadahnya berat, tapi tubuhnya yang tidak siap.
📖 Kaidah:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya.”
(QS. Al-Baqarah: 286)
Ikhtiar fisik termasuk bagian dari kesungguhan ibadah.
5. Olahraga yang dianjurkan sebelum umroh (sebagai persiapan)
Bukan untuk “menyamai pahala”, tapi agar:
- Ibadah lebih khusyuk
- Tidak mengeluh
- Tidak menyakiti jamaah lain
Disarankan:
- Jalan kaki 30–45 menit/hari
- Naik turun tangga
- Stretching betis dan lutut
- Latihan napas ringan
Semua ini alat, bukan tujuan.
Kesimpulan Tegas
❌ Tidak ada olahraga yang setara pahala thawaf dan sa’i
✔️ Secara fisik, thawaf ≈ jalan kaki ±1 km
✔️ Sa’i ≈ jalan cepat/jogging ±3 km
✔️ Umroh membutuhkan stamina nyata
Yang benar:
- Siapkan fisik sebagai bentuk ikhtiar
- Luruskan niat sebagai ibadah
- Jangan merendahkan ritual menjadi sekadar “olahraga spiritual”
Jika ingin dibimbing persiapan umroh yang seimbang antara fisik, manasik, dan tauhid,
kamu bisa konsultasi dengan Haastour agar ibadah kuat secara badan dan lurus secara niat.
