Total Jarak Jalan Kaki yang Umumnya Ditempuh Saat Umroh

Daftar Isi

1. Thawaf (7 putaran)

  • 1 putaran mengelilingi Ka’bah ≈ 140–150 meter (tergantung posisi shaf)
  • 7 putaran ≈ 1 – 1,2 km

Jika thawaf di lantai atas:

  • Bisa mencapai 1,5 km

2. Sa’i Shafa – Marwah (7 kali)

  • Jarak Shafa ↔ Marwah ≈ 450 meter
  • Total 7 kali ≈ 3,15 km

Ini jarak paling panjang dalam rangkaian umroh dan sering paling melelahkan.

📖 Dalil kewajiban sa’i:

“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.”
(QS. Al-Baqarah: 158)


3. Jalan dari hotel ke Masjidil Haram

Sangat bergantung jarak hotel:

  • Hotel dekat: 300–700 meter sekali jalan
  • Hotel menengah: 800 m – 1,5 km
  • Hotel jauh: bisa 2–3 km (jika tidak naik bus)

Biasanya:

  • Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya
  • 5 kali bolak-balik per hari

➡️ Rata-rata: 3 – 6 km per hari hanya dari hotel


4. Aktivitas tambahan

Termasuk:

  • Masuk–keluar masjid
  • Wudhu
  • Ziarah ringan
  • Berpindah shaf

Tambahan: 1 – 2 km per hari


Total Jarak Jalan Kaki Umroh (Rata-rata)

Saat hari pelaksanaan umroh:

  • Thawaf + Sa’i + aktivitas ≈ 5 – 7 km

Selama 9–10 hari umroh:

  • 25 – 40 km
  • Bisa lebih jika hotel jauh dan sering ke masjid

❗ Jamaah lansia atau obesitas sering kaget karena tidak siap fisik.


Pelajaran Penting (Jangan Diabaikan)

  1. Umroh bukan wisata santai
  2. Fisik kuat = ibadah lebih tenang
  3. Sepatu nyaman dan kaki sehat bukan gaya, tapi kebutuhan
  4. Jangan memaksakan sunnah jika membahayakan diri

📖 Kaidah syar’i:

“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain.”
(HR. Ibnu Majah)


Saran Jujur

Jika:

  • Usia di atas 50
  • Riwayat lutut / jantung
  • Berat badan berlebih

👉 Wajib latihan jalan kaki minimal 3–5 km per hari sebelum berangkat.


Jika ingin dibantu memilih hotel, jadwal, dan paket umroh yang ramah fisik, konsultasikan dengan Haastour, agar ibadah tetap sesuai sunnah tanpa memberatkan diri.