Menabung untuk umroh dalam waktu dua tahun sangat realistis jika dilakukan dengan strategi yang tepat dan disiplin. Banyak orang menunda umroh bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak memiliki perencanaan yang jelas. Padahal dalam Islam, niat yang kuat dan ikhtiar yang terarah sering kali membuka jalan rezeki yang tidak disangka-sangka. Umroh bukan soal cepat atau lambat, tetapi soal kesungguhan mempersiapkan diri.
Allah berfirman:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(QS. Ath-Thalaq: 2–3)
Ayat ini menjadi penguat bahwa perencanaan harus disertai ketakwaan.
Menetapkan Target Biaya Umroh Secara Realistis
Langkah pertama adalah mengetahui kisaran biaya umroh yang ingin dituju. Tentukan apakah kamu menargetkan paket ekonomi, reguler, atau yang sedikit lebih nyaman. Misalnya, jika target biaya umroh adalah 30 juta rupiah, maka dalam dua tahun kamu perlu menabung sekitar 1,25 juta rupiah per bulan.
Target yang jelas membuat tabungan terasa lebih terukur dan tidak sekadar niat tanpa arah.
Membuat Rekening Khusus Tabungan Umroh
Pisahkan tabungan umroh dari rekening harian. Rekening khusus membantu menjaga fokus dan menghindari godaan untuk menggunakan dana tersebut. Idealnya, pilih rekening tanpa kartu debit atau fitur transaksi yang terbatas.
Anggap tabungan umroh sebagai amanah, bukan dana cadangan konsumtif.
Menabung di Awal, Bukan Sisa Pengeluaran
Kesalahan umum adalah menabung dari sisa uang bulanan. Strategi yang lebih efektif adalah menyisihkan tabungan di awal setelah menerima penghasilan. Perlakukan tabungan umroh seperti kewajiban, bukan pilihan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Menabung di awal melatih kedisiplinan dan tanggung jawab.
Mengatur Gaya Hidup agar Lebih Sederhana
Umroh mengajarkan kesederhanaan. Gaya hidup sebelum berangkat seharusnya mencerminkan nilai tersebut. Kurangi pengeluaran yang tidak perlu seperti nongkrong berlebihan, belanja impulsif, atau langganan yang jarang digunakan.
Bukan berarti hidup harus sempit, tetapi bijak dalam prioritas. Sedikit pengorbanan dunia sering berbuah besar di akhirat.
Menambah Sumber Penghasilan Tambahan
Jika penghasilan utama terasa berat untuk menabung, carilah sumber pemasukan tambahan. Freelance, usaha sampingan, atau jual keahlian bisa menjadi solusi. Niatkan tambahan penghasilan ini khusus untuk tabungan umroh.
Banyak jamaah yang akhirnya berangkat umroh justru dari penghasilan yang awalnya dianggap kecil, tetapi konsisten.
Menghindari Hutang Konsumtif
Hutang untuk kebutuhan konsumtif adalah penghambat terbesar dalam menabung. Jika ingin umroh dalam dua tahun, usahakan menahan diri dari cicilan yang tidak mendesak.
Islam sangat menekankan kehati-hatian dalam berhutang karena dapat memberatkan jiwa dan mengganggu ketenangan ibadah.
Mengikuti Program Tabungan atau Booking Awal Umroh
Beberapa travel menyediakan program booking seat awal atau tabungan umroh bertahap. Dengan sistem ini, jamaah bisa mengunci harga sejak awal dan menabung secara terjadwal.
Namun pastikan travel tersebut amanah, berizin resmi, dan transparan dalam pengelolaan dana.
Melibatkan Keluarga dalam Niat Umroh
Libatkan pasangan atau keluarga dalam rencana umroh. Dukungan lingkungan terdekat sangat membantu menjaga konsistensi. Bahkan, menabung bersama keluarga sering kali terasa lebih ringan dan penuh semangat.
Niat yang dibicarakan bersama lebih sulit untuk ditinggalkan.
Menguatkan Niat dan Doa
Strategi finansial harus diiringi dengan doa. Mintalah kepada Allah agar dimudahkan jalan, dicukupkan rezeki, dan diteguhkan niat.
Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang beriman. Jangan meremehkan kekuatan doa dalam perjalanan menuju Baitullah.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Kesalahan yang sering terjadi adalah menunda mulai menabung, terlalu sering mengubah target, atau tergoda promo konsumtif yang tidak perlu. Konsistensi jauh lebih penting daripada nominal besar sesekali.
Umroh dalam dua tahun bukan hal mustahil, tetapi mustahil jika hanya disimpan dalam angan.
Kesimpulan
Menabung untuk umroh dalam dua tahun sangat mungkin dilakukan dengan perencanaan yang jelas, disiplin finansial, dan niat yang lurus. Umroh bukan hanya tentang sampai di Tanah Suci, tetapi tentang proses memantaskan diri sebelum berangkat.
Jika kamu ingin strategi menabung umroh yang lebih terarah sekaligus informasi paket yang sesuai dengan kemampuanmu,
konsultasikan rencana umrohmu bersama Haastour.
Haastour siap membantu dari perencanaan, tabungan, hingga keberangkatan, agar niat umrohmu terwujud dengan tenang dan sesuai syariat.
