Umrah atau Umroh: Mana Penulisan yang Benar?

Daftar Isi

Umrah atau umroh sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang, terutama ketika mencari informasi di internet. Keduanya merujuk pada ibadah yang sama, yaitu ibadah ke Tanah Suci selain haji. Perbedaannya hanya terletak pada cara penulisan dalam bahasa Indonesia.

Memahami istilah ini penting agar tidak bingung saat membaca informasi resmi maupun literatur keislaman.

Allah ﷻ berfirman:

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.” (QS. Al-Baqarah: 196)


I. ASAL KATA UMRAH

A. Dari Bahasa Arab

  1. Kata asli: عُمْرَة (“umrah”)
  2. Berasal dari kata yang berarti berkunjung atau memakmurkan
  3. Digunakan langsung dalam Al-Qur’an

B. Penulisan dalam Bahasa Indonesia

  1. “Umrah” mengikuti transliterasi Arab
  2. “Umroh” mengikuti pelafalan masyarakat Indonesia
  3. Keduanya dipahami sebagai istilah yang sama

C. Penggunaan dalam Dokumen Resmi

  1. Kementerian Agama sering menggunakan “umrah”
  2. Banyak travel menggunakan “umroh” untuk memudahkan pencarian
  3. Secara makna tidak ada perbedaan

II. PENGERTIAN UMRAH/UMROH

A. Definisi Secara Syariat

  1. Ihram dari miqat
  2. Tawaf di Ka’bah
  3. Sa’i antara Shafa dan Marwah
  4. Tahallul

B. Waktu Pelaksanaan

  1. Dapat dilakukan sepanjang tahun
  2. Berbeda dengan haji yang memiliki waktu khusus

C. Hukum Pelaksanaan

  1. Sunnah menurut mayoritas ulama
  2. Wajib minimal sekali menurut sebagian pendapat

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


III. MENGAPA ISTILAH “UMROH” LEBIH POPULER?

A. Faktor Pelafalan

  1. Lebih mudah diucapkan
  2. Sesuai kebiasaan masyarakat
  3. Sudah lama digunakan secara umum

B. Faktor Digital dan SEO

  1. Banyak orang mengetik “umroh” di mesin pencari
  2. Digunakan dalam promosi dan materi informasi
  3. Memudahkan pencarian informasi

C. Tidak Mengubah Makna Ibadah

  1. Niat tetap sama
  2. Tata cara tetap sama
  3. Tujuan tetap mendekatkan diri kepada Allah

IV. FOKUS PADA MAKNA, BUKAN HANYA ISTILAH

A. Keikhlasan Niat

  1. Bukan sekadar perjalanan
  2. Bukan hanya status sosial
  3. Semata-mata karena Allah

B. Persiapan Ilmu

  1. Memahami rukun dan wajib umrah
  2. Mengikuti manasik
  3. Belajar doa dan adab

C. Perubahan Setelah Pulang

  1. Lebih taat
  2. Lebih sabar
  3. Lebih bertakwa

V. PENUTUP

Umrah atau umroh adalah dua penulisan berbeda untuk ibadah yang sama. Secara bahasa Arab yang tepat adalah “umrah”, sementara “umroh” merupakan bentuk yang populer dalam penggunaan sehari-hari di Indonesia.

Yang terpenting bukanlah perbedaan istilah, tetapi bagaimana ibadah tersebut dilakukan dengan ikhlas dan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ agar menjadi ibadah yang mabrur dan membawa perubahan dalam kehidupan.

Semoga Allah memudahkan langkah kita menuju Baitullah dan menerima setiap amal ibadah kita. Aamiin.