Di Masjidil Haram (Makkah) dan Masjid Nabawi (Madinah), Anda hampir tidak akan menemukan kotak amal seperti yang biasa ada di masjid-masjid Indonesia. Ini bukan karena tidak butuh dana, tetapi karena sistem pengelolaannya berbeda dan sangat terpusat.
Berikut penjelasannya:
1. Pengelolaan Masjid Sepenuhnya oleh Pemerintah Saudi
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dikelola langsung oleh otoritas resmi Kerajaan Saudi Arabia. Seluruh:
- Operasional
- Kebersihan
- Keamanan
- Pendingin udara
- Renovasi dan perluasan
- Pengadaan mushaf
- Air zam-zam
Dibiayai melalui anggaran negara dan dana wakaf resmi yang sudah terstruktur.
Karena itu, tidak diperlukan penggalangan dana spontan melalui kotak amal umum.
2. Mencegah Penyalahgunaan dan Penipuan
Jika kotak amal dibiarkan terbuka:
- Berpotensi disalahgunakan
- Sulit dikontrol
- Bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab
- Menimbulkan praktik meminta-minta terselubung
Syariat menekankan penjagaan harta dan mencegah penipuan (saddu dzari’ah — menutup pintu kerusakan). Sistem tanpa kotak amal publik adalah bentuk pencegahan tersebut.
3. Menjaga Ketertiban dan Fokus Ibadah
Bayangkan jutaan orang hadir setiap musim haji dan umroh. Jika banyak kotak amal:
- Akan terjadi kerumunan
- Potensi kehilangan uang meningkat
- Mengganggu kekhusyukan
Tanah suci difokuskan untuk ibadah, bukan aktivitas penggalangan dana.
4. Sedekah Tetap Ada, Tapi Lewat Jalur Resmi
Di Saudi, sedekah besar biasanya melalui:
- Lembaga resmi pemerintah
- Program wakaf terdaftar
- Yayasan sosial yang diawasi negara
Bukan melalui kotak yang diletakkan bebas di dalam masjid.
5. Prinsip Syariat: Transparansi dan Amanah
Islam sangat keras terhadap pengelolaan harta umat. Nabi ﷺ memperingatkan tentang pengkhianatan dalam pengelolaan amanah (HR. Bukhari & Muslim).
Dengan sistem terpusat:
- Pengawasan lebih ketat
- Audit lebih jelas
- Potensi penyalahgunaan lebih kecil
Perlu Diperhatikan
Jika ada orang membawa kotak amal atau mengedarkan amplop di area masjid utama, itu biasanya bukan bagian dari sistem resmi dan bisa bermasalah secara hukum di sana.
Lebih aman bersedekah dengan cara:
- Memberi makan jamaah
- Membantu lansia
- Menyalurkan melalui lembaga resmi
- Mengirim sedekah ke keluarga yang membutuhkan di tanah air
Kesimpulan
Tidak adanya kotak amal bukan berarti tidak ada sedekah. Justru sistemnya dibuat:
- Lebih tertib
- Lebih terkontrol
- Lebih aman dari penipuan
- Lebih menjaga kekhusyukan ibadah
Sedekah dalam Islam bukan soal simbol kotak amal, tetapi soal niat, keikhlasan, dan ketepatan sasaran.
