Kenaikan biaya haji tidak boleh dijadikan alasan menunda niat, tetapi juga tidak boleh ditempuh dengan cara yang melanggar syariat. Islam mengajarkan ikhtiar yang realistis, sabar, dan bertahap. Berikut langkah jujur, praktis, dan aman secara syar’i.
1. Daftar haji secepat mungkin
Langkah paling penting dan sering diabaikan.
Kenapa?
- Biaya haji cenderung naik
- Nomor porsi tidak bisa dibeli di belakang
- Setoran awal jauh lebih ringan dibanding total biaya
📌 Prinsip:
➡️ Daftar dulu, sempurnakan kemudian
2. Pisahkan tabungan haji dari kebutuhan lain
Kesalahan umum:
❌ Menabung haji tapi satu rekening dengan dana harian
❌ Mudah terpakai untuk keperluan lain
Solusi:
✔️ Rekening khusus haji
✔️ Auto-debit bulanan
✔️ Anggap sebagai “biaya hidup akhirat”
📖 Hadits:
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
3. Menabung secara bertahap dan konsisten
Tidak harus besar, yang penting rutin.
Contoh:
- Rp500.000/bulan = Rp6 juta/tahun
- Rp1 juta/bulan = Rp12 juta/tahun
Lebih baik sedikit tapi istiqamah daripada besar tapi putus.
4. Gunakan instrumen yang halal dan aman
❌ Investasi spekulatif
❌ Skema riba
❌ Janji untung cepat
✔️ Tabungan haji syariah
✔️ Deposito syariah
✔️ Reksa dana syariah risiko rendah (jika paham)
📖 QS. Al-Baqarah: 275
“Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”
Ibadah dengan harta haram menghilangkan keberkahan.
5. Sesuaikan gaya hidup, bukan mengorbankan kewajiban
Islam tidak menyuruh hidup sengsara, tapi:
- Kurangi gaya hidup konsumtif
- Tunda keinginan, bukan kebutuhan
- Prioritaskan ibadah besar
📖 QS. Al-Isra: 27
“Sesungguhnya pemboros itu adalah saudara-saudara setan.”
6. Tingkatkan pemasukan secara halal
Bukan hanya menabung, tapi:
- Tambah skill
- Cari penghasilan sampingan halal
- Jauhi cara instan yang syubhat
Haji adalah ibadah fisik dan harta. Ikhtiarnya juga harus bersih.
7. Sertai dengan doa dan amal
Banyak orang menabung tapi lupa meminta pertolongan Allah.
Amalan:
- Istighfar
- Shalat hajat
- Sedekah rutin
- Doa agar diberi rezeki halal dan cukup
📖 QS. Nuh: 10–12
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu… Dia akan melapangkan rezeki.”
Kesalahan fatal yang harus dihindari
❌ Menunda daftar karena “biaya terus naik”
❌ Mengambil pinjaman riba demi haji
❌ Investasi nekat atas nama ibadah
❌ Putus asa sebelum berusaha
Allah menilai usaha, bukan hasil semata.
Kesimpulan Tegas
- Biaya naik → ikhtiar diperbaiki, bukan niat ditinggalkan
- Daftar haji sedini mungkin
- Menabung konsisten, halal, dan terpisah
- Hindari riba dan spekulasi
- Sertai dengan doa dan amal
📖 Hadits:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(HR. Ahmad)
Jika ingin dibantu menyusun strategi tabungan haji yang realistis sesuai kondisi keuanganmu,
kamu bisa konsultasi dengan Haastour agar ikhtiar duniamu sejalan dengan tujuan akhirat tanpa melanggar syariat.
